Metode

menggunakan metode baca suku kata. Pengenalan huruf tentunya penting, namun anak tidak mengeja kata berdasarkan huruf. Kami juga memperhatikan Gaya Belajar para siswa.

  • VISUAL (Melihat)

    membantu anak dengan gaya belajar visual untuk memahami kata dan mengembangkan kemampuan berbahasanya melalui media dan gambar. Setiap kartu kata akan diwakili gambar yang akan sangat membantu anak memahami arti. Beberapa kata yang diajarkan pada tahap awal, yaitu tahap dua suku kata terbuka, sebenarnya dapat dibaca anak pada umumnya namun seringkali sulit dipahami maknanya.
  • AUDITORI (Mendengar)

    Anak bertipe auditori sangat efektif belajar dengan cara mendengar. Anak dengan gaya belajar ini akan menikmati saat membaca keras serta belajar melalui lagu, sajak dan cerita. Sebagai contoh, lagu "a, e, i, o, u" dengan metode Gambar dan Nyanyikan, seperti tampak pada video yang ada di Tips untuk Orang Tua, sangatlah efektif bukan hanya bagi anak yang visual namun juga anak auditori.
  • KINESTETIK (Menyentuh dan Bergerak)

    Kami juga memperhatikan anak-anak dengan modalitas kinestetik. Anak pada kelompok ini sangat membutuhkan pengalaman belajar melalui gerak dan kegiatan. Seringkali kita jumpai anak-anak ini menggunakan jari sebagai petunjuk saat mereka membaca. Alat peraga seperti Kereta Baca, Dadu Suku Kata atau permainan seperti Monster Pemukul akan sangat efektif bagi mereka.